The most delicious coffee in the history of my life

Seumur hidup sampai saat ini tentunya, sebagai penikmat coffee, baru pertama kali saya merasakan seduhan kopi ter-nikmat di dunia dan akan terus terkenang sepanjang masa.
Hari ini, saat ini, disini, dalam lembaran entri blog lirik kiri kanan ini, saya dengan bangga menceritakan kronologis tentang The most delicious coffee in the history of my life.
Tadi malam atau tepatnya Selasa malam (malam Rabu, 13 Maret 2012), pukul 19.08 menit saya berangkat menuju rumah do'i (pacar gue).  Masalahnya gue gak enak juga perasaan abis posting'in tulisan tentang blog become message (BBM). Awalnya pengen ketemu pas malam minggu, tapi karna dalam benakku seperti ada yang meminta agar aku harus ketemu si Dia, maka sebagaimana tanggal dan jam diatas, aku pun berkunjung kerumahnya.

Sampai dirumahnya, seperti biasa aku langsung disambut dan dibawa masuk kemudian duduk di ruang tamu. Kemudian kami ngobrol seperti biasa (bukan lagi ngebahas soal blogging lho..) dan maaf nich, gombalan blog cerita anak kost mendadak gak ku ingat sama sekali hehhee.... padahal rencananya pengen nge-gombal sich!!..
Perasaan belum lama banget aku bertamu dan ngobrol dengan ayank- ku, tiba-tiba mama do'i ku datang menghampiri kami berdua (padahal saat itu aku cukup dekat lho dengan ayank ku...hihihiii). Seketika itu juga akupun merapikan posisi duduk ku.
Namun yang paling bikin aku bengong bukanlah pertanyaan tentang kenapa mami do'i ku yang biasa ku panggil tante ikutan nimbrung saat itu, tetapi why mendadak dan baru kali pertama setelah pacaran hampir satu ta'on, di tangan tante membawakan segelas kopi yang disuguhkan padaku (hayoo..coba, hebat gak tuch).
Disaat pertanyaan muncul dalam benakku (tumben si tante ikutan nimbrung..) tiba-tiba  tante  bertanya padaku " de penho, Ita (nama samaran do'i ku) udah cerita'in gak sama penho?"; Mendengar pertanyaan itu akupun sempat sempat bingung sob, cerita apa yang dimaksud. dari tadi gak ada obrolan serius diantara kami berdua, lalu akupun menjawab "belum tante, cerita apa ya?".
Kemudian mata tante melirik ke arah do'i ku dan kemudian berkata "begini de penho, besok pagi tante dan om serta Ita mo berangkat ke tempat saudara di kampung. soalnya ada acara keluarga. kalau gak salah mungkin acaranya selama 3 hari. nah, saat kami pergi, tante mo minta tolong de penho liat'in rumah ya. terus, tante kan punya ayam piara'an 6 ekor, tolong ya de penho kasih makan saban pagi dan sore, gak keberatan kan? "; itu penjelasan singkat tante.
Mendengar penjelasan itu, tanpa ragu dan sungkan menjawab "begitu Iya tante, gak masalah koq" (dalam hati ku berkata, inilah saatnya aku menunjukkan bahwa aku kelak bisa menjadi menantu yang bertanggung jawab & ngasih ayam piaraan kan gak masalah, soalnya sapa ta'u ini ayam buat acara kita juga kelak).

singkatnya, tante kembali keruang keluarganya dan meninggalkan kami berdua. maaf, kelanjutan cerita ngapel'in si do'i gue stop'in sampai di situ ya.!

Untuk masalah kopi yang udah di bikin khusus buat camen (calon menantu), gue gak bisa ngebayangin bro.... uueennaaak tenen.!!!.

Merdeka rasanya.....!!! Thank you God