Potret Pembangunan Dunia Pariwisata Indonesia

Berdasarkan laporan United Nations Development programme (UNDP) tahun 2016, saat ini Indonesia telah menempati peringkat 110 dari 187 negara dalam urusan pembangunan manusianya. Jika dilihat dari laporan statistik tersebut, telah terjadi perubahan signifikan yang terjadi setelah tahun 2014 dimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di indonesia setelah tahun 2014 mengalami kenaikan sebesar 44,3 persen. Hal ini diartikan bahwa setelah tahun 2014, respon pemerintah dalam peningkatan 3 (tiga) dimensi masyarakat di Indonesia, dimana : 1). Umur panjang dan hidup layak, 2). Pengetahuan, serta 3). Standar hidup layak, bergerak naik dari tahun-tahun sebelumnya.

Wanita di Mata Pria

Blogging sifatnya tak terbatas. Kategori apapun yang di inginkan admin menjadi hak mutlak pribadinya. Hanya yang menjadi kendala adalah dari sisi pembacanya, suka atau justru tidak suka.

Ini pandangan tentang sisi seorang wanita dari sudut pandang penulis yang termuat dalam kategori baru #WanitaDiMataPria. Cantik, siapa yang tidak suka memiliki seorang pasangan wanita yang cantik dari berbagai sisi. Namun bagaimana sebenarnya menilai kecantikan seorang wanita? Pertanyaan ini dari berbagai sudut pandang manusia pasti akan berbeda, tetapi sebenarnya kecantikan yang paling sejati dari seorang wanita di mata seorang pria berasal dari satu kata yaitu Kesetiaan, itulah sumber kecantikan wanita yang sejati. Mengapa?

Greater Tampoi (Kapol / Mawus)

Dalam bahasa Inggris, buah ini disebut dengan Greater Tampoi, sementara dalam bahasa Indonesia disebut Buah Tampoi. Jika dalam bahasa di Kalimantan khususnya bahasa maanyan, buah ini di panggil dengan sebutan buah Mawus atau bisa juga di sebut buah Kapol.

Jika musimnya tiba, biasanya buah ini akan banyak di jumpai di Kalimantan bagian Tengah. Buah ini memiliki dua macam warna pada dagingnya, yaitu kunjing dan putih. Sementara dari sisi rasa, buah kapol atau mawus ini sangatlah manis.

Hidup itu jangan dibikin repot!

Hidup itu jangan dibikin repot!. Itu prinsip saya lho. Tau gak, zaman sekarang ini pemicu terbesar lahirnya sebuah penyakit adalah ketika otak dipaksa bekerja terlalu keras. Banyak orang mencoba sampai dimana kemampuan yang ada pada dirinya untuk mengejar mimpi atau cita-citanya.

Apakah itu salah? Saya jawab tidak ada yang salah. Akan tetapi sebelum kita berusaha mencapai cita-cita, harapan atau mimpi tersebut, ada satu hal yang harus dibekali pada diri kita, yaitu kemampuan untuk menetralisir otak agar tidak menimbulkan stress atau depresi ketika apa yang kita harapkan ternyata sulit atau hampir tidak mampu di gapai. Kemampuan menetralisir ini saya sebut dengan kata syukur / bersyukur. Untuk mencapai kata syukur ini diperlukan hal dasar yaitu Iman. Iman seseorang haruslah kuat untuk membentengi perjalanan mengarungi kehidupan yang semakin hari terasa makin berat. Iman kita akan tergoncang keras ketika berusaha mencoba kemampuan dalam mengejar harapan. Karena itulah sobat, sekali ini jangan buat hidup anda repot, tetapi jalankan step by step dengan tetap menjaga agar ruang di otak kita tetap menyisakan free space.

71 Tahun Demi Masa Depan Kami

Tujuh puluh satu tahun Indonesia berdiri sebagai negara yang di akui oleh dunia. Tujuh puluh satu tahun pula kemerdekaan di rayakan dengan berbagai bentuk dan cara oleh bangsa Indonesia sebagai kumpulan dari masyarakat Indonesia yang terangkum dalam Bhineka Tungga Ika. Akan tetapi sungguh miris dengan apa yang terjadi sesungguhnya, bahwa kemerdekaan sejati itu masih sulit di dapatkan di sebuah negara yang dikatakan merdeka. Rakyat semakin tidak peduli akan sekelilingnya. Pertikaian antar warga masih kerap terjadi. Petinggi negeri lebih banyak memerdekan diri sendiri ketimbang memerdekakan seluruh rakyatnya. Itu hanya sebagian kecil dari ketidakpahaman dalam memaknai arti kemerdekaan sebuah negara yang sebenarnya. Ya, akal masalah bangsa ini adalah karena begitu banyak pejabat negara kita tidak cinta negara dan cinta bangsanya.