Suku Dayak - Kearifan Budaya Lokal

Catatan Akhir Pekan

Kita sudah memasuki minggu kedua bulan April di tahun 2013 ini. Sudah empat bulan perjalanan menelusuri tahun ini secara khusus dalam dunia blogger. Membangun blog, menetapkan tujuan dan menyediakan konten secara individu adalah aktivitas penuh tantangan.
Menulis konten tentang apa yang kita fikirkan dan rasakan untuk kemudian dibagi kepada semua orang merupakan sesuatu yang mengasyikkan sekaligus menjenuhkan.

Ketika semangat untuk menulis hadir, otak kiri dan otak kanan mampu menyerap apapun yang di lihat oleh indera penglihatan kita. Tetapi ketika rasa jenuh mulai menghampiri, menuliskan beberapa kata saja menjadi sangat sulit.

Ada banyak blogger berhenti, menutup sementara blog yang ia kelola lalu mencari aktivitas baru atau karena waktu yang tidak memungkinkan untuk menulis di blog di karenakan intensitas kerja di dunia nyata yang begitu padat.

Ya, apapun itu. semuanya pasti bisa menghampiri setiap blogger. 
Dan tulisan ini pun hanya bagian dari gerakan tangan kiri dan tangan kanan saya memainkan kesepuluh jari mengisi kesunyian malam. Dan ketika sampai di penghujung kalimat, saya kembali teringat dengan salah satu tulisan saya terdahulu tentang bagaimana menghilangkan kejenuhan blogging, yaitu dengan menghadirkan gambar untuk mengisi kekosongan lembar posting blog.

Kearifan Lokal, dua aktivitas warga di desa Panarukan kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah, menghiasi kolom entri kali ini.

suku dayak

suku dayak

Selamat berakhir pekan. Salam dari warga Dayak Maanyan di pedalaman Kalimantan untuk anda semua!

Komentar

Hattori Kun mengatakan…
Wah, enak ya disana masih ada sungai bersih. . . . . Di tempat saya sulit nyari sungai yg bisa buat mandi.
arief mengatakan…
wah, Salam aja deh dari Blogger banjar, hhe
Deby Putra Bahrodin mengatakan…
kalinya masih bening itu yak, meskipun di suku pedalaman tapi tetap Indonesia dong bang.. Selamat berakhir pekan juga bang
cak oni mengatakan…
kalau di daearah saya kang hampir sama budayanya seperti di suku dayak ,, masih dipegang teguh
Lalu Abdul Aziz mengatakan…
hemm jd iri melihat abang ini menulis budaya lokal dayak, kapan ya saya bisa menulis ttg kearifan lokal suku sasak di pulau Lombok? padahal banyak hal unik yang bisa diulas
Mas Nady mengatakan…
salam kembali dari blogger jambi sobat. kalau di jambi sih adanya suku anak dalam, namun itupun susah di temui karna tinggal berpindah pindah dan di dalam hutan..
goyang pattah pattah mengatakan…
iya bener bang, kalau gi suntuk n nggak punya ide menulis, mending pakai gambar aja ya, biar kelihatan penuh postinganya :)
BlogS of Hariyanto mengatakan…
yang penting tetap semangat dan keep happy blogging always..itu baru arif namanya :-)
Stupid Monkey mengatakan…
nah ini neh artikel yg seru dr blog ini, ayo sob share lebih banyak ... adat dn budaya biar gak punah