Langsung ke konten utama

Kendala Review berbasis Kontes SEO

Ada beragam cara untuk meningkatkan website online di internet khususnya bagi website yang beriorientasi di bidang layanan jual beli online. Cara yang paling praktis biasanya si pemilik web akan membuat perlombaan atau kontes me-review tentang websitenya.

Review yang paling sering dilakukan untuk meningkatkan performa situs sekaligus trafik situs adalah dengan mengadakan kontes SEO dengan poin utama yaitu menargetkan kata kunci. Kontes dengan hadiah menggiurkan yang ditawarkan pasti akan menarik minat banyak penulis untuk hadir memberikan review. Dan tak terkecuali juga dengan saya tentunya hehee!.

Pertimbangan terbesar yang menjadi kendala dalam kontes SEO saat ini adalah dari sisi penilaian. Untuk kontes SEO yang di nilai bukan terletak pada kreativitas dalam mereview sebuah situs melainkan bagaimana posisi web/blog peserta lomba dalam penargetan kata kunci di mesin pencari pada akhir lomba.

Walaupun dalam kriteria kontes, kreativitas dalam mereview merupakan bagian dari penilaian, akan tetapi pada akhirnya bukan orisinal dan kreatif yang di prioritaskan, melainkan posisi kata kunci di mesin pencari dan berbagai situs social.

Sebenarnya saya tidak mempermasalahkan tentang hal ini karena semuanya tergantung pada penyelenggara kontes. Akan tetapi terkadang kontes SEO seperti ini menurut pendapat saya pribadi dapat menimbulkan kerugian tersendiri bagi penyelenggara lomba yang kebetulan pula ingin menaikkan posisi situsnya dengan cara mengadakan lomba/kontes tersebut, mengapa?

Berikut kendala yang mungkin saja di hadapi waktu-waktu yang akan datang bagi website yang berbasis pada penjualan online :
  • Reputasi dalam bisnis online menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, karena itu sebuah ulasan yang hanya terfokus pada penargetan kata kunci bisa berdampak buruk pada situs yang di review.
  • Review berbasis penargetan kata kunci biasanya menjadi target utama para spammer. Contoh simpel saja ketika sebuah blog ramai dikunjungi, serangan spam juga ramai pula.
Ketika terjadi kendala seperti ini, lalu langkah apa yang dapat dilakukan untuk menghindarinya?

Saya pernah diminta oleh salah satu situs online bernama zalora untuk mereview produk mereka dengan cara memuat cerita. Tulisannya bisa anda baca di penho, memilik batik lengan pendek. Pihak zalora melakukan ini dengan cara mengirimkan email kepada para penulis blog untuk memuat review dalam bentuk cerita yang pada salah satu kata di artikelnya cukup dituliskan satu kalimat yaitu zalora indonesia dengan link mengarah ke situs mereka.
Dari setiap permintaan yang mereka ajukan, para penulis yang setuju mereview akan mendapatkan kupon belanja gratis di toko onlinenya. Sangat bagus bukan!.

Kreativitas review dalam bentuk tulisan yang baik dengan menempatkan link arahan pasti akan mendapatkan poin yang bagus di mesin penelusuran dan memperoleh nilai yang baik bagi pembacanya, sehingga jika penilain perlombaan dalam bentuk kontes seo sebaiknya bukan hanya terletak pada hasil optimasi kata kunci di mesin penelusuran melainkan dapat pula menjadi arahan yang berguna bagi pembaca / pembeli produk tersebut.

Apakah ada pendapat lain tentang hal ini?

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an