Langsung ke konten utama

Gunung Perak dalam Tarian Suku Dayak

Dalam tulisan terdahulu saya menjelaskan secara singkat tentang Iwurung Juwe dalam upacara pernikahan Suku dayak maanyan. Dan kali ini saya akan membagikan informasi tambahan yaitu tentang apa itu Gunung Perak dalam rangkaian tarian Iwurung Juwe pada acara pemenuhan hukum adat pernikahan suku dayak maanyan.

Perlu diketahui bahwa dahulu kala suku dayak suka menggambarkan sesuatu dengan sebuah simbol. Simbol tersebut dapat berupa burung, tulisan, pohon, dan lain sebagainya. Simbol tersebut digunakan untuk menggambarkan sesuatu agar mudah di pahami.

Gunung Perak merupakan gambaran sebuah pohon yang didalamnya terdapat beragam bagian / isi untuk menggambarkan tentang kehidupan rumah tangga suku dayak. Bagian atau isi dari simbol gunung perak dalam upacara tarian adat tersebut terdiri dari warna kuning untuk emas, warna silver untuk perak, warna putih untuk berlian. Warna-warna itu digambarkan dengan batang, dahan dan buah dari gunung perak. Sedangkan daun dari pohon gunung perak digambarkan dengan uang.

Makna dari Gunung Perak :

  • Batang yang berwarna kuning keemasan menggambarkan bahwa tonggak kekuatan hidup sebuah keluarga bagaikan emas yang tidak akan pernah berubah sampai maut memisahkan pasangan tersebut.
  • Dahan, ranting dan buah yang digambarkan dengan perak dan berlian menggambarkan bahwa kehidupan keluarga tersebut mencerminkan kesucian. dan dari kesucian tersebut terpancar berkat yang luar biasa yaitu sinar kebaikan bagi keluarga dan orang lain. 
  • Daun dari gunung perak yang digambarkan dengan uang merupakan berkat materi yang lahir dari dua poin diatas. Berkat materi ini hendaknya tidak hanya tersimpan rapi dalam lingkup keluarga itu sendiri melainkan menjulang tinggi dan rindang sehingga bisa selain menaungi keluarga serta mendatangkan berkat bagi orang lain di sekitarnya.

Gunung Perak, Tarian Adat Dayak

Gunung Perak, Tarian Adat Dayak

Gunung Perak, Tarian Adat Dayak

Gunung Perak, Tarian Adat Dayak

Pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan harus di hormati oleh masing-masing pihak. Oleh karena itu, tarian suku dayak gunung perak dalam iwurung juwe adalah tarian permohonan restu dari nenek moyang suku dayak agar perjalanan kehidupan sebuah keluarga seperti halnya penggambaran tentang gunung perak tersebut.

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an