Memahami Rasio Pentalan (Bounce Rate)

Mengawali tahun 2014 bagi setiap pribadi jelas menginginkan sesuatu yang baik dengan hasil yang memuaskan. Nafas kehidupan, kesehatan dan kekuatan agar bisa menjalani hidup di tahun 2014 dengan memperoleh rezeki yang lebih baik dari tahun sebelumnya merupakan ungkapan do'a masing-masing insan manusia.

Kembali ke dalam dunia blogging tanpa perlu mengupas mimpi-mimpi dan rencana indah yang ada dalam fikiran kita, hari ini saya kembali hadir dengan topik seputar dunia blogger. Di awali jalan-jalan menganalisa blog menggunakan google analystic, fikiran saya tertuju pada tulisan terdahulu mengenai bounce rate.


Bounce Rate ketika diterjemahkan oleh google chrome di saat kita menggunakan google analystic, artinya sama dengan Rasio Pentalan. Pemahaman tentang bounce rate pada tulisan terdahulu memang tidak dijelaskan secara menyeluruh. Dan karena itulah kali ini saya menuliskan lebih terperinci tentang bounce rate atau rasio pentalan ini.

Perlu diketahui bahwa bounce rate dengan tingkat persentase diatas 60% berarti di blog atau web kita kurang atau bahkan tidak memenuhi kebutuhan bagi pengunjung. Maksud dari Rasio Pentalan atau bounce rate adalah ketika banyak orang datang ke blog anda, akan tetapi kemudian segera pergi tanpa sempat berinteraksi dengan salah satu halaman blog anda atau tanpa melihat halaman tersebut / lainnya, maka berakibat tingkat bounce menjadi tinggi.


Masalah yang menyebabkan tingginya rasio pentalan atau bounce rate ini biasanya disebabkan oleh beberapa kasus misalnya :

WAKTU LOADING
Sebuah blog yang memiliki banyak widget, gambar resolusi tinggi, atau lain sebagainya dapat menyebabkan waktu loading menjadi lama. Akibatnya pengunjung bisa cepat-cepat mengklik X (close/exit) tanpa sempat membuka halaman blog anda.

DESAIN BLOG
Selain pemasangan widget atau gambar, desain blog juga menjadi faktor utama tingginya tingkat bounce pada blog. Pada umumnya Blogger memiliki banyak huruf yang terkadang bisa kompatibel dengan beberapa jenis browser.

KONTEN
Pada umumnya seorang blogger akan menampilkan tulisan-tulisan yang ada didalam otaknya pada saat itu. Hal ini dapat mengakibatkan pengunjung kebingungan dengan blog tersebut. Misalnya kita menuliskan referensi singkat tentang belajar matematika. Ketika pengunjung ingin mencari yang lebih terperinci mengenai pelajaran matematika tersebut di blog kita, terkadang hanya pelajaran singkat itu saja yang bisa ia dapatkan.

Inilah bagian-bagian yang dapat menyebabkan tingkat rasio pentalan menjadi tinggi.


Popular posts from this blog

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Alergi Air Hujan

Cerita di Tahun 80 an