Pembaharuan Artikel, Perluas Jaringan Pembaca.

Jalan terbaik untuk mengembangkan sebuah blog adalah dengan membangun jaringan antar pengguna internet yang memiliki profesi sama sebagai penulis blog. Saling berkunjung, membaca dan berkomentar disetiap artikel yang di hadirkan adalah cara yang efektif untuk memasarkan halaman blog anda di internet.

Banyak para sahabat blogger yang terkejut dengan perubahan drastis yang terjadi di blog ini. Menghadirkan tulisan apa adanya, tata bahasa seadanya, kini telah berubah menjadi tulisan dengan tata bahasa yang lebih mudah di terjemahkan dalam berbagai bahasa.
Pasti ada alasan dibalik perubahan ini?

Benar! Sebagai author blog, saya mempunyai beberapa pandangan mengapa harus memperbaharui blog ini. Berikut ulasan singkat tentang perubahan ini :

  1. Secara garis besar, Media Internet hadir untuk memudahkan para penggunanya mencari informasi secara cepat dan akurat. Dari sisi ini saya pun berfikiran bagaimana menghadirkan sebuah informasi menarik kepada para pengguna internet.
  2. Ketika menuliskan sebuah konten, saya berpikir bagaimana memperluas jaringan pembaca agar tidak hanya berasal dari kalangan komunitas atau jaringan sesama pemilik blog, tetapi dapat menjadi sebuah konten yang juga bisa di nikmati oleh kalangan lain diluar jaringan tersebut. 
  3. Untuk mencapai maksud tersebut saya berpendapat bahwa setiap tata bahasa tulisan di setiap artikel harus dapat di translate oleh alat translator, sehingga ketika seorang pembaca yang tidak memiliki kesamaan bahasa juga bisa menikmati setiap tulisan yang di hadirkan.
  4. Hal penting lainnya adalah bagaimana menargetkan artikel yang tetap bisa di nikmati oleh komunitas dan orang yang berada diluar komunitas. Menghimpun data dari alat analis untuk membangun target artikel yang di sukai pembaca.
Dasar pemikiran tersebutlah yang membuat saya mengubah arah tulisan ini menjadi beberapa item artikel yang berbeda. 

Lebih jauh tentang cara memperluas jaringan pembaca, kalo kita baca banyak ahli web mengatakan satu hal yang sama yaitu sosialisasikan artikel anda ke komunitas social yang ada. Twitter, Facebook, Delicios dan lain sebagainya merupakan situs social yang berguna untuk memperluas jaringan pembaca kita. Dari sisi ini dapat kita simpulkan bahwa situs jejaring social wajib di manfaatkan. 

Google sebagai pemilik platform blogspot telah merekomendasikan para blogger untuk menggunakan komunitas Google+ milik Google sebagai media sosial. Melalui komunitas milik google ini, potongan artikel yang kita buat dapat dengan di share ke orang-orang yang ada di komunitas Google. Tulisan yang kita share tersebut ini nantinya akan di klaim oleh google sebagai karya tulis kita.

Dengan adanya status klaim untuk artikel yang kita share tersebut, Google memberikan kesempatan  setiap potongan artikel yang kita share di Google+, masuk dalam daftar terbaik pencarian di Google Search Engine. Inilah yang mendasari saya mengatakan bahwa pagerank bukanlah satu-satunya penentu posisi blog di search engine.





Komentar

cak oni mengatakan…
betul kang , internet bukan hanya untuk saling sharing namun banyak lainnya
Deby Putra Bahrodin mengatakan…
positif, dan aku suka pengulasannya, sangat jeli bang ... keren dah :)
agus bg mengatakan…
kalau masalah isi konten saya masih harus banyak belajar.. terima kasih sharingnya mas...
A. Y. Indrayana mengatakan…
dan aku adalah salah satu blogger yang kurang memperhatikan isi konten itu sendiri..
hehehehe >.<
cerita anak kost mengatakan…
dasar pemikiran nya berbeda dengan ane. kalau ane, emang ga menargetkan untuk orang luar, jadi bahasanya se enaknya aja dan yang penting orang ngerti. soalnya kalau ngikuti tata bahasa yang benar, jadi kaku malahan.
Yuyud mengatakan…
Wah, aku malah belum pake g+ nih. :p
Asep Haryono mengatakan…
Saya setuju sekali dan alasan yang disampaikan di sini sederhana namun itu justru "core" atau inti dari pembaruan artikel di blog. Saya sangat sependapat dan setuju sekali. Mensosialisasikannya di jejaring media sosial adalah cara yang cukup jitu untuk mengundang trafik dan kunjungan ke blog. great posting mas
Rawins mengatakan…
aku belum mikir sejauh itu, om...
minder soalnya isi blog cuma ocehan ga jelas
malu maluin kalo tenar kemana mana...
Masnady mengatakan…
wah sepertinya blog saya nih sob yang kacau tata bahasanya, pasti kalau di translate ada banyak kata yang tidak bisa di terjemahkan, karena banyak kata yang tidak baku...

makasih nih infonya sobat, saya akan perbaiki kesalahan kesalahan tata bahasa di blog saya....
Penghuni 60 mengatakan…
sangat setuju sekali sob,
tp saya ngeblog, sebenarnya hanya ingin mengembangkan hobi nulis saya aja, jd apa yg saya tulis itu terkadang gak pernah di konsep sama sekali, bahkan gak pernah melalui draft terlebih dahulu, biasanya nulis saat itu jg lngsung diposting. soal pembaca jg gak pernah aku targetkan. siapa aja blh baca.
hehe, smoga blogmu sukses ya
Stupid monkey mengatakan…
segitu aja udah tenar kok :p
Stupid monkey mengatakan…
hakikatnya semakin baik tulisanya maka semakin bagus di mata google, #itu menurut ane lho sob :p

kendala gw adalah soal bahasa yang terkadang sulit untuk menemukan istilah yang benar seperti dalam KBBI jadi, ya begitulah blog gw adanya :p

btw, warna tulisan emang kudu se anekaragam banget deh :D
Yuyud mengatakan…
Kunjungan pagi bung, met beraktifitas. . .
Untje van Wiebs mengatakan…
Aku sih nek nulis, sebebas bebas aku wkwk
Masih gak peduli ama seo seo
*boong ding, alexa turun aja sedih wkwkwk