Obat Tradisional

Hari ini tulisan lirik kiri kanan agak beda dari biasanya. Kali ini tentang sesuatu yang bersifat tradisional.
Namun sebelumnya, seperti biasa gue pengen " say hello " buat sobat dan pengunjung blog sederhana ini.


"Hello lagi and lagi kawan. Inun Kabar (apa kabar)?
Semoga pada sehat semuanya".

Oke lanjut ya!
Hari ini ada tips menarik tentang bagaimana cara mempercepat proses pengeringan pada luka di bagian dalam tubuh secara tradisional ala suku dayak. luka yang dimaksudkan misalnya Luka lambung, habis melahirkan, atau yang lainnya 

Obat tradisional ini terbukti ampuh, tetapi buat yang berada diluar pulau Kalimantan mungkin agak kerepotan mencari bahannya. lalu apa bahan yang saya maksudkan?

IKAN GABUS (Ikan Haruan dalam Bahasa Banjarnya, dan Tawelen dalam bahasa di kampung gue sehari-harinya).


Bentuk Ikan Gabus (Haruan / Tawelen)
Ikan ini berkhasiat seperti yang saya tuliskan diatas. Metode pembuatan obatnya begini:

Ikan Gabus dibersihkan sampai benar-benar bersih. (Isi perutnya jangan dibuang). Kemudian masukan air bersih secukupnya kedalam panci dan rebus bersama-sama dengan ikan gabus yang telah dibersihkan tadi. Setelah daging ikan gabus tadi terlihat matang, kemudian angkat dan pisahkan air rebusan dengan daging ikan gabus tersebut.
Nah, air rebusan inilah yang harus di minum oleh si penderita setiap pagi dan sore selama satu minggu.

Begitulah tips singkat cara tradisional mempercepat proses pengeringan luka yang sering dilakukan oleh warga masyarakat di daerah saya. Hasilnya sangat manjur sekali kawan. Silahkan anda coba. (buat yang sakit tentunya!)

Sekedar info : sebenarnya ikan air tawar lainnya juga bisa, tetapi dari segi percepatan proses pengeringan lukanya, ikan gabus adalah yang paling baik!.



Popular posts from this blog

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Alergi Air Hujan

Cerita di Tahun 80 an