Empat Puluh Delapan Mata Luka


Bohong kalau ada yang mengatakan tidak pernah mengalami yang namanya "berkelahi" atau "perkelahian". dari sejak kanak-kanak bahkan sampai tua pun dalam kehidupan kita jelas akan mengalami hal tersebut.

Perkelahian di picu oleh berbagai sebab yang menimbulkan rasa marah, benci, sakit hati dan lain sebagainya. Perkelahian di definisikan sebagai pertengkaran disertai dengan adu kata-kata dan adu tenaga. Akibat dari perkelahian yang paling mengerikan adalah berujung pada suatu kematian. Perkelahian semacam ini sering menggunakan bantuan alat atau senjata tajam yang dapat melukai lawan. Namun ada pula perkelahian tanpa senjata tetapi dapat berakibat fatal, misalnya pengeroyokan terhadap seseorang.

Udah cukup saya kira penjelasan mengenai definisi dari berkelahi atau perkelahian.!

Sekarang saya mo cerita sedikit tentang perkelahian dikampung saya yang mengakibatkan seorang teman menderita empat puluh delapan mata luka di bagian punggungnya, namun anehnya luka tersebut tidak membunuh teman saya tersebut. hebat bukan!.

Cerita kini kurang lebih tujuh tahun silam. Akar masalahnya sangat sepele yaitu berebut layang-layang. (biar gak bingung gue beri nama samaran untuk kedua teman tersebut: Ado dan Adi)

Sore itu ada sebuah layang-layang putus yang jatuhnya mengarah ke batas halaman rumah Ado dan Adi. Ado yang saat itu duduk diteras rumahnya sambil menikmati buah rambutan terkejut ketika mendadak si Adi melompat dari dalam rumahnya menuju halaman rumahnya sambil melihat ke langit. Melihat gelagat Adi tersebut, sontak saja Ado pun berdiri dan langsung turun ke halaman rumahnya sambil melihat-lihat ke awan untuk mencari tahu apa yang dilihat Adi. tak lama mendadak mata Ado tertuju kepada layang-layang putus yang mengarah ke samping rumahnya. keduanya serentak berlari dan hupp.... Adi dan Ado sama-sama melompat untuk menangkap layang-layang tersebut. Alhasil, karna sama-sama berebut akhirnya layang-layang tersebut sobek dan patah.

Singkat kata, akhirnya keduanya saling memaki dengan kata "gue yang liat duluan"...."tapi gue yang menangkap duluan". begitulah mereka saling memaki. Rupanya Adi kesal sekali dan mendadak berlari masuk kedalam rumahnya. melihat Adi masuk, Ado pun kembali ke teras rumahnya tanpa curiga. tetapi baru saja mo duduk di teras rumahnya, mendadak dari arah belakang, Adi sudah mengayunkan benda yang mengarah ke bagian punggung Ado dan plak..plak! benda itu mengenai punggung Ado. seketika itu Ado menangis kesakitan, sambil memegang bagian belakang punggungnya. Melihat Ado menangis dengan punggung bersimbah darah, Adi pun berlari dan masuk kedalam rumahnya.
Mendengar tangisan Ado, sontak orang tua Adi dan Ado yang ternyata bersaudara kandung tersebut keluar rumah. Singkat kata, ketika pakaian Ado dibuka, ternyata dibagian punggung Ado terdapat empat puluh delapan mata luka. namun anehnya, Ado tidak apa-apa!

Senjata apa yang dipakai Adi untuk memukul Ado sampai mengalami empat puluh delapan mata luka tetapi tidak mengakibatkan kematian


HATI-HATI BENDA TAJAM:

PARUTAN KELAPA

benda untuk memarut kelapa ini memiliki mata parut sebanyak empat puluh delapan (berdasarkan hitungan gue cuyy). Sangat cocok digunakan untuk memarut daging kelapa secara manual. Harga sangat terjangkau!. Ingat Benda ini bukan digunakan untuk MEMARUT KEPALA melainkan MEMARUT KELAPA! Ingatttt!!