Langsung ke konten utama

Toko Online Memang Bisnis Instant, Tapi Kurang Berani

Keterisolasian sekarang udah mulai berkurang. Ini terbukti dengan semakin jauhnya jangkauan internet bahkan sampai ke pedesaan di seluruh wilayah negeri ini. Ratusan juta pengguna fasilitias internet memenuhi dunia serba cepat dan instant ini. Kira-kira begitu kata-kata pembuka dari penho untuk tulisan kali ini.

Sekarang dunia usaha online lewat internet juga ikut menjamur seiring banyaknya pengguna internet di tanah air. Hanya saja terkadang para pengusaha / pebisnis online kurang berani dalam upaya melebarkan usahanya di seluruh wilayah negeri ini. Mengapa saya katakan demikian?

Sampai saat ini begitu banyak toko online yang masuk nominasi 10 besar di internet lupa bahwa toko online itu bersifat instant dengan harga yang sejajar atau paling tidak boleh naik 10 persen lebih tinggi diatas harga di toko yang tidak online (toko setempat), sehingga orang akan semakin banyak pilihan nantinya.
Kemudian akan sangat lebih baik jika toko berskala besar tersebut memiliki wakil ditiap daerahnya atau sub toko yang mewakili apa yang mereka jual. Anda masih bingung maksud saya kan???


Untuk jelasnya begini; 
Saya pernah ingin membeli sebuah kursi (sofa bed) dengan harga 2,4 Jutaan di salah satu toko online. Harga yang mereka tawarkan lebih murah dibanding dengan harga yang ditawarkan oleh salah satu toko yang ada di kota saya. Di kota saya harga sofa tersebut 3,7 jutaan.
Tertarik dengan apa yang ditawarkan oleh toko online, saya akhirnya ingin membeli yang ada di toko online tersebut. Setelah masuk pada besaran total harga, buuuuaaaarrrr, betapa terkejutnya saya dengan ongkos kirim yang tingginya justru melebihi harga sofa tersebut. Kalau tidak salah total yang harus saya bayarkan jika jadi membeli sekitar 5,5 jutaan.

Inilah yang membuat banyak orang di daerah-daerah kurang mau mengkonsumsi barang-barang online saat ini. Semoga apa yang saya tuliskan ini bisa menginspirasi para pebisnis online untuk lebih kuat bersaing, sehingga masyarakat benar-benar tidak perlu direpotkan.

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an