Benarkah Ini Merupakan Awal Revolusi Mental Yang Kebablasan?

Walaupun sampai dengan detik ini saya salut dengan KPK, akan tetapi Presiden merupakan kepala dan pemimpin negara tertinggi yang wajib di hormati karena dipilih oleh jutaan rakyat secara langsung. 
Tindakan Lembaga KPK kali ini menurut pendapat saya terlalu over acting dalam menunjukkan powernya. 

Seharusnya sebagai lembaga dalam sebuah negara, menetapkan sebuah perkara juga harus memperhatikan ETIKA, terlebih lagi saat seorang Kepala Negara yang mengusulkan si calon yang diperkarakan oleh KPK. 

Sebenarnya jika sang calon yang diusulkan presiden di sebuah lembaga statusnya dalam proses penyelidikan, sebaiknya sebuah lembaga mengambil langkah proaktif (jemput bola) dalam menyampaikan status/keadaan tersebut kepada Kepala Negara (tidak menunggu apakah presiden meminta tanggapan atau tidak dari sebuah lembaga). Tetapi saat ini terlihat bahwa sebuah lembaga mempertontonkan kekuatannya di hadapan publik seakan mengatakan "Pak Presiden, usul anda kali ini melawan hukum".

Saya berharap revolusi mental jangan sampai kebablasan tanpa memperhatikan etika dalam berbangsa dan bernegara. Jadi tempatkanlah waktu yang benar di saat yang benar, sehingga setiap lembaga di dalam negara tetap bersinergi dalam menjaga, memelihara keutuhan bangsa ini.

Popular posts from this blog

Alergi Air Hujan

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Kamus Dayak Ma'anyan