Langsung ke konten utama

2015, Menggemari Artikel Bersifat Kontroversial

Dalam setiap aspek kehidupan, seseorang pasti ingin menjadi yang terbaik atau mendapatkan sesuatu yang terbaik. Walaupun demikian, tidak selamanya apa yang diharapkan tersebut dapat berjalan seperti yang diinginkan.

Di dunia blogging juga demikian, seorang blogger pasti menginginkan blognya menjadi sumber insprasi bagi banyak orang walaupun pada akhirnya semua bisa menjadi sesuatu yang bertolak belakang dari yang di inginkan.

Proses demi proses yang dilalui pasti tidak akan semulus dari apa yang diharapkan. Penciptaan konten / tulisan misalnya. Dalam penelusuran saya, untuk menghadirkan banyak pengunjung di blog, sebuah artikel sebaiknya berisi sesuatu yang menarik dan bahkan mungkin bersifat kontroversial. Hal ini dimaksudkan agar orang merasa tertarik untuk hadir. Disamping itu judul menjadi patokan penting untuk dapat ditangkap oleh browser sebagai awal menarik kehadiran seseorang.

Di awal tahun 2015 ini saya meyakini untuk lebih menarik minat pengguna internet, seorang blogger diharapkan bisa menghadirkan konten/tulisan/artikel yang bersifat kontroversial tetapi tetap dalam koridor yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lalu bagaimana bentuk artikel yang bersifat kontroversial yang dapat dipertanggungjawabkan tersebut? Itu semua kembali kepada masing-masing penulis blog!

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an