Langsung ke konten utama

Menjadikan Blogger sebagai Publik Figur

Membangun kesenangan melalui ungkapan kata yang dituliskan dalam lembaran blog merupakan hak mutlak bagi penulis blog. Dan sebagai pemilik, setiap blogger diberikan keleluasaan dalam menyuarakan apa yang menjadi inspirasinya melalui kata demi kata.

Namun yang menjadi bagian penting untuk diketahui oleh para blogger adalah kata demi kata yang diungkapkan harus pula bisa menjadi kesenangan bagi orang lain. Apa maksudnya?

Saya yakin tiap blogger pasti tidak membuat pengaturan pada blognya secara ter-privasi atau hanya diketahui oleh orang-orang tertentu, tetapi di atur secara umum agar apa yang disampaikan bisa dilihat atau bahkan dibaca orang lain. Di sinilah yang saya maksudkan dengan ungkapan kesenangan juga harus bisa menjadi bagian kesenangan orang lain atau pembacanya. Ketika seorang blogger menuliskan tentang kehidupan atau aktivitas pribadinya pada blog, sangat diharapkan untuk dan bagaimana menciptakan tulisan tersebut agar dapat dinikmati oleh orang lain yang membacanya. Karna itu seorang blogger di tuntut untuk bisa membangun tulisan yang bisa menciptakan kepuasan bukan hanya bagi penulis saja tetapi juga bisa menghadirkan pengaruh bagi yang membaca.
Akan tetapi lain halnya jika seorang blogger adalah merupakan publik figur yang memiliki banyak penggemar. Karena setiap satu kata saja pasti memiliki banyak makna bagi para fans-nya.

Jadi intinya adalah bagaimana cara untuk menjadikan seorang blogger sebagai publik figur melalui rajutan kata dalam lembaran blognya. Pertanyaannya, Mampukah para blogger melakukan hal tersebut? Jawabnnya kembali kepada pribadi masing-masing blogger.

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an