Langsung ke konten utama

Suasana blogging mulai terasa membosankan? Tetap Semangat!

Memulai tulisan hari ini dengan sebuah pertanyaan singkat "Apakah suasana blogging mulai terasa membosankan?".

Setelah sekian lama bergelut dalam dunia blogging, banyak kalangan blogger tiba-tiba pergi meninggalkan blognya tanpa satu alasan yang jelas. Tak ada kesempatan update tulisan karena kesibukan lain, kurang konsisten menulis atau tidak mendapatkan inspirasi sebagai bahan tulisan, bosankan karena target blogging tidak tercapai serta masih banyak alasan lain yang tidak terjawab ketika blog ditinggalkan oleh penghuninya.


Harus disadari bahwa kegiatan blogging tanpa target atau hanya sebatas kesenangan mengisi sela-sela rutinitas hidup biasanya akan berakhir dengan ditinggalkannya rumah online (blog) pribadi blogger tersebut. " Ya, meninggalkan blog pergi dengan ataupun tanpa alasan yang jelas tidak akan pernah membuat rugi pemilik blognya karena blog (blogger.com dan wordpress.com) merupakan platform gratisan. ".

Jika sebuah blog tidak menargetkan apapun dalam tujuan bloggingnya maka walaupun menulis hanya sekedar untuk mengisi waktu senggang saja tetapi harus pula mampu membangun bagian yang dapat menghadirkan semangat. Contoh yang paling banyak kita lihat adalah menulis artikel untuk mendapatkan hadiah.

Sekarang ini ada banyak sekali ajang kompetisi menulis di blog yang menawarkan hadiah menarik. Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mengasah otak dalam mengolah sebuah artikel / tulisan untuk di lombakan. Di samping itu baik pelaksana lomba/kompetisi maupun para blogger sebagai partisipan akan saling membantu. Membantu yang saya maksudkan adalah pelaksana lomba menjadi terbantu dalam mempromosikan situs mereka, sementara blogger berkesempatan untuk mendapatkan hadiah dari proses promosi tersebut.
Sama seperti mengawali sebuah mata pelajaran, seorang siswa pasti akan sulit untuk pertama kalinya. Tetapi seiring berjalannya waktu, siswa tersebut pasti akan bisa pada akhirnya. Begitu pula dengan menulis sebuah artikel, tidak akan mudah untuk pertama kalinya, tetapi pasti akan berhasil pada akhirnya.

Inti sarinya adalah :
aktivitas blogging tanpa target khusus sebenarnya akan mempermudah kita dalam menuliskan apa yang kita ingin bagikan. Seorang blogger tidak perlu membuat strategi khusus dalam mengolah artikel, karena yang diperlukan hanyalah pesan apa yang ingin kita sampaikan kepada yang membaca.

Jadi saat ini jangan berhenti ditengah jalan. Tuliskan apa saja yang ingin anda sampaikan, karena suatu saat pasti ada orang lain yang mendengar dan mengetahui apa yang inginkan anda sampaikan tersebut. Tetap semangat!



Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an