Hindari Ketergantungan Mencari Peringkat Blog di Mesin Pencari

Saat memiliki blog dan memulai menggunakannya, bagian informasi pertama yang saya cari saat itu adalah referensi tentang bagaimana cara menaikkan peringkat blog di mesin pencari. Dari sekian banyak referensi, membangun link merupakan faktor penting untuk menaikkan peringkat dan visibilitas blog di mesin pencari.

Tetapi ketika mencoba untuk mempraktekkan caranya ternyata bukan hal yang mudah dan bahkan memerlukan waktu. Belum lagi jika dikaitkan dengan referensi bahwa link buruk dan tidak relevan justru akan menurunkan peringkat blog.

Saya tidak akan berbicara banyak tentang proses membangun link, namun inti sarinya link yang baik adalah link yang dibangun sejalan atau relevan dengan konten. Metode link yang baik tersebut bertujuan untuk mendukung pembaca mendapatkan informasi lebih jauh ketika ia mengklik link tersebut. itulah inti sarinya.

Melalui tulisan ini saya tidak mengatakan bahwa membangun link untuk menaikkan peringkat di mesin pencari tidaklah penting, tetapi saat ini yang perlu kita bangun adalah kepercayaan pembaca. Kepercayaan pembaca tidak tergantung dari ranking dan posisi peringkat hasil telusur di mesin pencari, tetapi bergantung pada nilai yang diberikan. Ketika seorang pembaca telah memberikan kepercayaan terhadap blog yang anda kelola, ia tidak perlu lagi menggunakan mesin pencari. Cukup dengan mengikuti (menjadi follower) atau lewat email, pembaca sudah bisa dengan leluasa mendapatkan informasi, cerita, berita atau hal lainnya dari anda.

Karena itu mulai saat ini saya sarankan bagi para pengguna blog (blogger) jangan lagi terjebak dengan trik-trik bagaimana mengoptimasi blog (SEO) dan hal-hal teknis lainnya, melainkan lebih mengedepankan pengembangan artikel / tulisan bagi pengguna internet. Ingat, kita menulis di lembaran blog ini bukan untuk mesin pencari tetapi untuk manusia sebagai pengguna internet.


Popular posts from this blog

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Alergi Air Hujan

Cerita di Tahun 80 an