Mendapatkan Traffic dari Pengunjung Non Blogger

Mendapati salah satu komentar dari +Mas Nady pada tulisan saya tentang bagaimana mendapatkan persetujuan adsense beberapa waktu yang lalu membangkitkan inspirasi saya untuk menulis artikel ini.

Kunjungan terbanyak dalam dunia blogging memang berasal dari para sahabat atau pengguna blogger lainnya. Ini mengacu pada beberapa tips blogging yang bisa kita jumpai tentang bagaimana meningkatkan traffic blog, dimana salah satu caranya adalah saling berkunjung antar blogger. Sementara itu untuk meningkatkan jumlah kunjungan yang bukan hanya dari kalangan blogger, penulis blog tentu harus lebih giat lagi menulis konten yang benar-benar memiliki nilai bagi pengguna internet lainnya.

Pertanyaan selanjutnya ketika konten yang dihadirkan telah memiliki manfaat dan pengaruh bagi pengguna internet, apakah peningkatan trafik blog akan naik ?

Jika anda adalah pengguna internet yang memerlukan atau mencari sesuatu yang ingin anda ketahui hari ini, maka cara termudah yang biasa dilakukan adalah dengan menggunakan bantuan search engine. Pada kolom penelusuran, seseorang akan mengetikkan satu atau dua kata yang merupakan kunci untuk mendapatkan apa yang di cari, kemudian search engine akan menampilkan link-link yang mengarahkan pada kata kunci tersebut.
Lebih umum lagi ialah, pengguna internet hanya akan membaca dan membuka hasil penelusuran halaman pertama yang ditampilkan search engine. Sementara untuk halaman selanjutnya, jarang sekali di buka. Hal ini mengacu pada tingkat kepercayaan pengguna bahwa search engine pasti menampilkan halaman terbaik dari hasil penelusurannya, sementara halaman lain dianggap semakin kurang berbobot.
Hasil ini menurut saya belumlah tentu benar, karena saya pernah menemukan artikel yang saya perlukan pada halaman ketiga dari search engine.

Jika demikian, dimanakah letak permasalahan utamanya?

Mari kita logika kan seperti ini :
Seseorang akan dapat dinilai ketika ia hadir secara sempurna. Artinya orang tersebut hadir secara utuh dari ujung rambut sampai ujung kakinya.

Kemudian kita kaitkan dengan blog
Blog yang baik dan mampu dinilai secara utuh oleh pengguna dan search engine adalah sebuah blog yang dari mulai judul, deskripsi, tag, kata kunci dan isi artikel menjadi satu kesatuan. Misalnya jika blog yang kita bangun menceritakan tentang Desain Rumah, maka judul, deskripsi, tag, kata kunci dan isi artikel akan berbicara secara utuh tentang desain rumah.

Sementara bagi seorang blogger (yang saya akui sendiri bahwa saya juga mengalami permasalahan seperti ini) pada mulanya tidak mempunyai tujuan khusus dalam membangun blog. Awalnya menceritakan tentang kehidupan, kemudian bisa berlari kearah politik, lalu hadir pula dalam seni atau budaya, kemudian berubah haluan berbicara tentang dunia blogging, dan lain sebagainya, akan membuat minimnya peningkatan trafik kunjungan dari pengguna internet secara umum.
Memang, walaupun blog yang kita kelola masih bisa menempati jajaran halaman pertama search engine karena tepatnya kata kunci yang kita targetkan, tetapi ketika seorang pengguna hadir, ia jarang mendapatkan tambahan informasi yang paling ia cari.

Kelemahan inilah yang kemudian membuat pengguna internet tidak kembali lagi hadir berkunjung ke blog yang kita kelola. Karena itulah konten yang memiliki nilai harus dibarengi dengan satu kesatuan judul, deskripsi, kata kunci untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari pengguna internet secara umum.

Bagaimana mendapat anda?

Komentar

Anak Rantau mengatakan…
HAdir Sob hehehe...

Setuju sekali. Yang pasti sih, artikel kita harus berguna bagi yang berkunjung dengan kata kunci di google.
Rawins mengatakan…
Artikel bermanfaat itu betul, om. Tapi musti bertanggungjawab dalam artian tak cuma main comot sana sini. Perlu belajar juga dengan apa yang kita tulis agar bisa melayani setiap pertanyaan yang masuk berkaitan dengan isi artikel.

Kondisi sekarang begitu banyak blogger yang nulis keren, tapi ditanya ini itu tak mau jawab. Sekalinya jawab cuma bilang terima kasih kunjungannya.

Tipe ini yang aku bilang blogger bullshit yang cuma bisa tulis lari tanpa pertanggungjawaban. Bagaimanapun juga kekuatan blogger itu di interaksi antara penulis dan pengunjung. Tanpa mau jawab komen, apa bedanya platform blogger dengan website berita..?
cak oni mengatakan…
yang pastinya gunakan media social kang untuk menambah reader dari luar blogger
Penho mengatakan…
wah, ini sedang protes ya?
satu hal menarik dari sobat yg saya sukai & itu juga saya miliki yaitu sama-sama suka membahas segala sesuatu hehehe..!
thank untuk sarannya, kebetulan nih, lagi pake laptop temen di tempat tugas, jd bisa buka inet sbntr buat mnjwb komen2nya.
Penho mengatakan…
benar sob. informasi, cerita atau apapun itu, artikel harus memiliki inti yg bisa berguna bagi pembacanya
Unknown mengatakan…
saat ini bahas ini, besok bahas itu dan besoknya lagi bahas yang lain lagi.. itu saya banget bung... sudah di bilang decripsi blog saya sudah nggak sama dengan isi blognya bung.. hmmm makin pusing nih saya kalau memikirkan pengunjung.. hehehehe

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ma'anyan

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?