Ada Nada di konten blog

Blogspot sebagai salah satu jurnal online pribadi ingin mengarahkan penggunanya untuk dapat berpartisipasi memberikan pengalaman, informasi, pelajaran, dan banyak ragam lainnya melalui tulisan.
Beberapa waktu yang lalu saya pernah mengatakan bahwa sebuah tulisan tidak menggunakan konteks fisik yang artinya tidak ada gerak tubuh, ekspresi wajah dan lain sebagainya. Jadi setiap tulisan hanya mengandalkan huruf sebagai alat komunikasi. 


Dari sisi pembaca, kita tidak bisa mengetahui seratus persen dengan apa yang akan terjadi ketika ia membaca tulisan yang kita sampaikan. Kadang jika dalam keadaan hati yang kurang mengenakkan, seorang pembaca mungkin bisa salah menafsirkan apa yang hendak kita sampaikan. karena itu sebaiknya kita harus memastikan bahwa tulisan yang akan kita terbitkan tersebut bisa setepat mungkin mengarahkan pembaca kepala pola fikir yang kita inginkan.

Jika saat ini masing-masing dari kita sedang mendengarkan musik. lalu satu menit kemudian, alat pemutar musik tersebut kita matikan, maka kita tidak bisa lagi mendengar nada musik tersebut. Begitu pula halnya dengan penulis blog, harus ada nada agar terjadi pertukaran komunikasi yang pas, sehingga tulisan yang kita terbitkan diterima oleh banyak orang.

Tetapi tulisan pada paragraf pertama diatas mengatakan bahwa konteks kehadiran secara fisik tidak ada di blog. lalu bagaimana anda menghasilkan nada tersebut ?

Jika itu pertanyaan yang kemudian hadir untuk anda tanyakan kepada saya, maka jawaban yang saya berikan terdiri dari dua, yaitu :

Aksen. Setiap aksen yang kita buat melalui kata dalam tiap bagian-bagian kalimat merupakan nada. Selanjutnya adalah informasi. Informasi merupakan nada yang kita sampaikan kepada pembaca kita.

Jika ada pendapat, saran, masukan dan tambahan, gunakan kolom komentar untuk berpartisipasi demi kemajuan kita bersama.

Popular Posts