Langsung ke konten utama

Visual Content! Benarkah lebih baik?

Kita sepakat bahwa konten merupakan inti dari sebuah blog. Sekarang kita akan bagi konten blog menjadi dua bagian. Pertama, konten berbentuk huruf yang terangkum menjadi sebuah kata. Kedua, konten berbentuk visual yang terbagi atas gambar dan video.

visual content
Think about blog
Jika anda memiliki cukup waktu untuk melakukan penelusuran di mesin pencari, akan ditemukan bahwa banyak weblog gratis (subdomain blogspot) memperoleh ranking yang bagus di mesin pencari. Sebagian besar yang saya temui bahwa blog dengan pagerank tinggi tersebut banyak menempatkan konten visual dalam kolom postingnya.

Lalu saya teringat akan sebuah pepatah yang mengatakan bahwa sebuah gambar memiliki nilai seribu kata. Jika kita kaitkan dengan penjelasan saya diatas, maka dapat di simpulkan bahwa pemasangan konten visual baik gambar atau live video lebih mudah di pahami oleh pembaca blog ketimbang di sibukkan dengan membaca artikel blog yang panjang.

Karena visual yang di hadirkan menjelaskan makna dari maksud dan tujuan penulis, berarti bentuk gambar atau video yang dimaksudkan adalah visual asli atau hasil editing dari perpaduan gambar yang kita kumpulkan (gambar original).

Lalu kita kaitkan kembali dengan proses loading blog yang merupakan bagian dari penciptaan kemudahan bagi pembaca artikel blog, maka diperlukan gambar original yang mengedepankan pengoptimalan. 

Bagaimana pendapat anda? atau adakah pendapat lain tentang ini?

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an