Kecanduan Media Sosial

Menonton salah satu berita di media televisi yang memberitakan bahwa saat ini ada banyak orang mengalami kecanduan media sosial. Kecanduan tersebut karena saat ini media sosial telah secara praktis dan mudah dapat di akses melalui  alat mini seperti telepon genggam. 


Dalam berita tersebut, kecanduan ini cukup berakibat fatal karena seorang pengguna media social bisa lupa makan, tidak mengerjakan aktivitas dan rutinitas kehidupan lainnya karena hanya terfokus menghabiskan waktu sehari-harinya hanya dengan bermain di media sosial yang ia gunakan.


kecanduan media sosial

Akhir yang sungguh membuat saya tercengang adalah akibat dari kecanduan tersebut, banyak dari pengguna media sosial harus di bawa ke psikiater untuk di obati dari kecanduan tersebut.

kecanduan media sosialKembali lagi ke dunia blogger. Banyak pakar mengatakan bahwa untuk memperkuat sinyal peringkat blog diperlukan "kesegaran blog" yang mengisyaratkan bahwa ketika seorang penulis blog tidak menambahkan konten baru secara teratur di blognya atau hanya mengandalkan inbound link, maka janganlah terlalu berharap untuk memperoleh hasil yang bagus di mesin penelusuran.

kecanduan media sosialJika kedua bagian ini kita hubungkan (secara khusus untuk seorang blogger yang hanya menjadikan blog miliknya sebagai bagian kesenangan dari menulis, tanpa mengarahkan blog menjadi media usaha) maka dapat pula dikatakan sebagai bagian dari kecanduan tersebut, walaupun dari segi takarannya mungkin berbeda, karena seorang blogger harus banyak pula mendapatkan informasi dari kiri dan kanan untuk membuat konten yang menarik dibaca para pembacanya.

Tetapi sekali lagi, apapun itu, semuanya dikembalikan kepada masing-masing pribadi para blogger. Karena artikel yang saya tuliskan ini hanyalah sebagai bentuk dari rasa heran saya ketika mengetahui bahwa ada pengguna internet sampai harus berurusan dengan psikiater hanya karena sebuah media sosial. Sungguh "Terlalu" seperti kata bang Rhoma Irama.


Popular Posts