Langsung ke konten utama

G+ "blusukan" versi Google


Anda mungkin kenal gaya Jokowi-Ahok dalam memenangkan hati warga Jakarta. Ya, metode yang kerap disebut "Blusukan", dalam kancah politik di Indonesia memang bukan menjadi cara baru dalam politik untuk mendapatkan simpati rakyat. Gaya ini sudah lama dilakukan oleh para politikus kita. Akan tetapi gaya seperti ini kadang hanya dilakukan saat berkampanye saja.
Bung Penho Google+
Image design by : lirik kiri kanan
Ini sangat berbeda dengan gaya yang diterapkan oleh Gubernur DKI Jakarta dan Wakilnya ini, karena blusukan bukan hanya semata-mata mereka lakukan pada saat berkampanye, tetapi ketika sudah menjabat pun, kedua orang ini tetap melakukan aktivitas blusukan ke penjuru kota Jakarta. Inilah yang membuat mereka sangat di cintai oleh warga Jakarta sampai saat ini.

Kembali ke dunia blogging, gaya blusukan juga sangat familiar dalam dunia para blogger, namun gaya ini di kenal bukan dengan kata blusukan tetapi sering disebut dengan sebutan "Blog Walking" atau "bloggerwalking". 
blogwalking
Image Design by : Penho - Lirik Kiri Kanan

Metode ini merupakan cara berkampanye para blogger untuk memperkenalkan blognya kepada para audience dan pengguna blog lain. Jika dilihat, gaya ini ternyata sangat berpengaruh tinggi bagi perkembangan blog yang dikelola.

Karena metode ampuh ini pula yang akhirnya menarik Google untuk mengembangkan system blusukan melalui pembangunan jaringan pengguna Google yang dikenal dengan sebutan Google+
Jaringan baru media sosial Google ini difungsikan untuk menghimpun seluruh pengguna Google agar dengan mudah berinteraksi ke sesama pemakai Email Google.
Google+
Image design by : lirik kiri kanan

Dengan menggunakan Google+, seorang blogger dengan mudah berkampanye memperkenalkan produk konten blog pribadinya kepada para pengguna (pemakai) blogger.com dan audience pengguna Google+ lainnya.

Saat ini Google+ memang masih kurang bersinar dibandingkan media sosial lainnya, tetapi saya yakin seiring dengan semakin tingginya pengguna google, Google+ pasti akan menjadi media yang luar biasa dimasa mendatang.

Jadi, mulailah saat ini untuk mengkaitkan blognya dengan G+ guna mempercepat proses kampanye blog anda ke pengguna google lainnya.

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an