Langsung ke konten utama

Keunikan Konten Blog! Persamaan dalam Perbedaan

Menyajikan konten blog agar bisa diminati dan di nikmati penggunanya sudah menjadi suatu keharusan bagi para produsen konten atau penulis blog. Menulis secara singkat, padat dan mudah di fahami adalah salah satu teknik menulis yang di senangi pembaca blog. Cara ini merupakan salah satu penunjang kesuksesan untuk meningkatkan traffic kunjungan blog.

Namun saat ini ada perdebatan di forum webmaster tentang format penulisan yang bagaimana agar disukai google sehingga mampu memperbaiki posisi blog di SERPs. format penulisan panjang dengan jumlah diatas 300 kata menurut beberapa ahli web adalah format tulisan yang di senangi google. Tetapi jika di tarik dari sisi audience atau pembaca artikel, justu yang terjadi adalah sebaliknya. Pengguna atau pembaca lebih menyukai artikel yang ditulis singkat dan dapat di fahami dengan mudah. Cara ini sudah dibuktikan oleh para ahli web dengan mencoba menguraikan secara singkat tentang metode penulisan kata yang lebih sedikit. Hasilnya jumlah / traffic kunjungan meningkat tetapi posisi di SERPs menurun drastis. Inilah yang menjadi perdebatan saat ini. (tulisan di simpulkan berdasarkan perdebatan di forum google webmaster)
Tetapi di balik itu semua, saya kembalikan kepada masing-masing pemilik blog untuk menyikapinya. tetapi jika anda bertanya tentang pendapat saya mengenai masalah ini, maka jawabannya dapat dilihat pada artikel saya sebelumnya tentang fokuskan konten terhadap pembaca / audience.

Terlepas dari perdebatan yang terjadi yang saya informasikan kepada teman-teman blogger dan pengunjung blog ini, kali ini saya akan memberikan gambaran tentang pentingnya menampilkan sebuah perbedaan dalam menerapkan tulisan dan tampilan gambar di blog

Terkadang maksud dan tujuan artikel yang kita buat bisa saja sama, tetapi ketika kita bisa membuat sedikit perbedaan maka hal itu dapat menjadi simbol keunikan yang merupakan sumber berharga bagi perkembangan blog yang kita kelola.

keunikan konten blog

Sebagai contoh kecil, jika anda melihat dua gambar diatas, ada sedikit perbedaan yang dibuat, dimana pada gambar pertama tampilannya tidak menggunakan shadow, sementara tampilan gambar yang kedua memiliki shadow. Perbedaan penerapan tampilan gambar ini menjadi keunikan tersendiri untuk blog yang kita kelola. Inilah yang saya maksudkan betapa pentingnya sebuah keunikan dalam menyampaikan informasikan yang memiliki tujuan sama.

Jika sesuatu yang unik seperti ini bisa kita kembangkan dengan lebih baik, maka saya yakin metode dalam menyampaikan maksud dan tujuan dari artikel yang kita tuliskan akan berjalan dengan baik.





Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an