Langsung ke konten utama

Hanya Sekedar Fun (Selingkuh Part 2)

Setelah sukses meluncurkan artikel pertama tentang Selingkuh (ibarat novel yang terjual habis aza nih hehehehe...), walaupun sebenarnya beberapa komentar atas artikel ini sangat jauh berbeda dari maksud dan arah keinginan penulis tentang yang mana akan dikomentari. Yap, apa mau di kata, keinginan sang penulis artikel tentang Selingkuh ini sebenarnya berakhir Fun or Funny, tetapi rupanya para komentator fokus pada kata "Selingkuh" itu sendiri. komentar-komentar pun terlihat serius dan memang sangat tepat sasaran. (gak ada yang salah sih) hehehehehe...!!


Penulis dalam komentar balasannya juga tidak ingin mengambil inisiatif untuk memberitahukan inti kalimat mana yang sebenarnya ingin di share. Hal ini dimaksudkan untuk melihat seberapa tanggapnya pengunjung yang berkomentar terhadap artikel sang penulis (apakah dari title, dialog ato dari huruf yang bercetak tebal), tapi sekali lagi yaa... apa mo di kata!

by the way................

Sebenarnya, inti dari postingan selingkuh yang penulis maksudkan terletak pada kalimat bercetak tebal seperti gambar berikut :

So, dapatkah anda menebak maksud penulis tentang tulisan bercetak tebal ini???

yang bingung dengan artikel ini sebaiknya membaca dulu artikel sebelumnya di sini 

catatan: ingat ya, artikel ini bukan ajakan loh! cuman sekedar Fun doank! hehehehe...


Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an