Langsung ke konten utama

Setiakah si Dia ?

Melangkah ke dapur, ambil coffee plus gula sreeettt... masukan air panas secukupnya dan aduk sebentar, so jadilah segelas kopi manis. Lanjutkan dengan berjalan menuju ruangan 2,5 x 3 meter dan booting my computer.... nge-blog lagi dech.

Sambil sesekali membasahi tenggorokan dengan kopi manis, aku pun mulai searching di dunia maya. kali ini tujuanku membaca artikel tentang menguji kesetiaan pasangan.


wahh....ternyata banyak amat artikel tentang cara menguji kesetiaan pasangan....." gumam ku!. 

Mulailah aku membaca satu persatu tips dan trik yang dituliskan.
Setelah selesai membacanya, akupun membandingkan tips tersebut dengan keadaan atau masa sekarang ini. Tujuannya adalah apakah tips atau trik tersebut cocok dan berhasil ?

akhirnya aku sampai pada satu jawaban bahwa belumlah tentu tips dan trik tersebut menghasilkan kesimpulan yang sebenarnya bila di implementasikan pada zaman atau masa sekarang.

Kemudian ku basahi lagi tenggorokan ku dengan air berwarna kehitaman tersebut (repot ya, bilang aza kopi..hehe, biar nambah jumlah tulisan bro!), lalu aku pun mengambil sebuah kesimpulan yakni :
"Untuk menguji kesetiaan tidak serta merta dilakukan dengan sebuah cara / tips / trik, tetapi akan teruji dengan sendirinya tanpa kita sadari" hanya saja, objeknya adalah para pria / laki-laki.

Lho....kenapa laki-laki, makin bingung aq ?

Simplenya begini, 

Pertama, kesetiaan seorang wanita / perempuan terhadap laki-laki akan teruji di masa atau saat-saat seorang pria mengalami masa tersulit dalam hidupnya. Di situ akan terlihat jelas kesetiaan seorang wanita / perempuan untuk bertahan dan menopang kesulitan atau penderitaan yang dialami oleh laki-laki / pria

Kedua, kesetiaan seorang pria / laki-laki akan terhadap wanita / perempuan akan teruji pada saat sang pria berada di puncak kejayaannya. dari situ akan sangat terlihat jelas apakah kesetiaannya terhadap wanita / perempuan akan bertahan

Itu kesimpulan saat ini (sekali lagi menurut saya), bagaimana menurut pendapat sobat semua? apakah perlu ditambah, atau dikurangi atau bahkan dihapus sama sekali kesimpulan ini hehehee....!!

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an