Langsung ke konten utama

Permainan Yang Berkesudahan Imbang

Pernah maen Catur cuyy? tanya Diang
Dari pada gak ada kerja'an, mending kita maen catur yuk!; dibalas di Atak
Syukurlah kalo emang kamu pernah maen catur!; jawab Diang pula

Permainan catur dua sahabat yang sama-sama "Budek" ini pun dimulai. Diang memilih catur putih dan Atak catur yang hitam. Saling serang dan saling bertahan silih berganti mereka lakukan. 
Sampai pada suatu kesempatan Diang yang menggunakan catur putih melancarkan serangan berbahaya terhadap catur hitam si Atak. Menteri putih bergerak memukul pion hitam. kini Diang tinggal selangkah lagi memukul benteng hitam yang menutup jalan menuju Ratu hitam untuk menyelesaikan permainan catur ini.
Sementara itu giliran Menteri hitam si Atak menerobos masuk dan..............
"Skak" ; kata Atak.
Diang pun terdiam dan terus berfikir untuk mengalahkan Atak. 
Empat puluh satu detik berselang, Diang pun bertanya "kamu gak nyesal..?"
"ehhh...loe lama amat mikirnya!. sekarang giliran loe"; ujar si Atak membalas.
"oke dech kalo emang kamu gak nyesal".  Tiba-tiba "Skakmat"; ujar si Diang sambil memukul benteng si Atak.
"Lhoooo....... gue sedang skak ratu loe. kenapa elo skak juga?" kata Atak
"lho, kenapa kamu marah, kan gue udah nanya tadi, apa kamu gak nyesal?"; kata Diang meladeni!

Nah, itu dia cerita singkat tentang Permainan Catur yang berakhir Remis, karna gak ada yang menang!

Postingan populer dari blog ini

Calon Isteri dari Suku Dayak Maanyan? Baca Sekilas Tentang Pemenuhan Hukum Adat Dayak Maanyan

Dalam prosesi pernikahan menurut adat suku dayak maanyan selalu dilalui dengan acara pemenuhan hukum adat. Ketentuan ini telah diatur berdasarkan adat istiadat yang berlaku dalam suku dayak secara khusus suku dayak maanyan. Akan tetapi jangan dipersepsikan bahwa hukum adat tersebut merupakan pernikahan atau perkawinan secara adat. 

Mengapa Partai Politik yang ada di Indonesia begitu banyak?

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pernahkah anda diberi buku kecil seperti notes yang bertuliskan AD/ART Partai Politik "Anu". Jika ya, sekarang cobalah anda anda bertemu dengan seorang pengurus Partai Politik lainnya dan mintalah AD/ART Partai Politik lainnya tersebut. Jika sudah, kemudian silahkan anda baca dan bandingkan Kedua Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Jika anda selesai membacanya, maka silahkan anda bandingkan prosentase persamaan kedua AD/ART tersebut. Jika anda mendapatkan prosentase persamaan diatas lima puluh persen, maka sebenarnya kedua AD/ART tersebut memiliki tujuan yang sama.

Cerita di Tahun 80 an

Sebelumnya. author perlu menegaskan bahwa nama / tokohm dan cerita dalam tulisan ini adalah fiktif semata. Mohon maaf bila nama yang ada mungkin sama dengan nama anda!.(Just For Fun) Tulisan ini juga cukup panjang, jadi baca ceritanya dengan baik sampai selesai agar dapat dimengerti, Okey

Kisah berikut ini terjadi pada tahun 1980 an