FACEBOOK MEMBAWAKU KE BILIK JERUJI BESI

Image from : Tribunnews
Facebook membawaku ke bilik jeruji besi. Itulah rintihan sendu seorang pria setengah baya yang kini mendekam di rumah tahanan di kota ku. Bagaimana awal mula penderitaan ini ? Berikut kisah tragis ini terjadi.
Sabtu malam, sepulang ngapelin anak pak er-te, si Ateng (nama samaran) menghidupkan laptop dan modem speedy miliknya. kemudian masuk ke www.facebook.com dengan menggunakan akun facebook miliknya. Rupanya obrolan
bersama si do'i anak pak er-te belum terpuaskan walaupun sudah berkunjung kerumahnya. Chatting lewat internet melalui facebook dan melanjutkan acara nge-gombal pun berjalan kembali. rayuan demi rayuan tanpa melihat jarum jam ini pun akhirnya membawa live chat berlangsung hingga pukul tiga subuh.
Tak'kala kelopak mata mulai menurun, dua orang anak manusia ini pun mengakhiri obrolan lewat dunia maya. Keduanya saling berpamitan dan mematikan laptopnya masing-masing. 

Ketika Ateng baru selesai menonaktifkan laptopnya dan beranjak menuju tempat tidurnya, samar-samar dari samping jendela kamarnya yang tertutup rapat, terdengar dengkuran seseorang yang tertidur sangat pulas. Curiga sekaligus takut dengan apa yang di dengarnya, Ateng pun langsung menghubungi 911. Tak lama berselang, tibalah tiga orang anggota polisi berpakaian preman di halaman rumah Ateng dan menuju arah pohon kelapa yang ada tepat di samping rumah dekat jendela kamarnya. 
"Jangan bergerak, anda telah terkepung.... angkat tangan"; demikian kata salah satu dari anggota polisi tersebut. Mendengar kegaduhan disamping rumahnya, orang tua Ateng yang sedang tertidur sontak terkejut dan langsung keluar rumah. "Ada apa ini pak?" tanya-nya kepada anggota polisi tersebut.
"Maaf pak, kami telah menangkap seorang pencuri yang hendak menyatroni rumah saudara. Kami tidak tahu apa penyebabnya sehingga orang ini tertidur, tetapi yang jelas didalam sarung milikinya terdapat peralatan yang digunakan untuk melakukan pencurian". demikian jawab polisi tersebut. Mendengar penjelasan tersebut, orang tua Ateng hanya bingung!!.
Ya, ternyata pencuri yang ingin menyatroni rumah Ateng melalui jendela kamarnya ketiduran karena terlalu lama menunggu Ateng selesai bermain internet dikamarnya. Itulah sebabnya mengapa pria setengah baya itu akhirnya tidak dapat lagi menikmati udara secara bebas. "Facebook itu yang menyebabkan aku harus bernasib seperti ini"; demikian gumam sang pencuri.

Popular Posts