Memahami Kriteria Artikel Berbobot di blog

Kali ini saya akan mulai dengan sebuah gambar. Menurut beberapa penggemar seni, gambar yang ditampilkan ini memiliki nilai yang begitu tinggi dari sisi teknis dan cara si pelukis dalam menuangkan imajinasinya kedalam bentuk lukisan.
artikel berbobot
Gambar Abstrak
Sekarang gambar abstrak diatas akan saya nilai dari sisi pengamatan sendiri!
Jawaban terbaik yang bisa saya ungkapkan dari gambar diatas adalah Nothing!. Saya tidak menikmati , tidak memahami dan merasakan imajinasi dari gambar ini sebagaimana penilaian para penggemar seni lukis. 

Dari sedikit pemahaman diatas, ketika dikaitkan dalam dunia blogging akan memiliki pemahaman yang sama dengan beberapa komenter yang pernah disampaikan dalam kolom komentar blog ini "terus terang saya belum bisa menulis artikel / konten blog berbobot".

Langkah selanjutnya adalah membuat pertanyaan seperti dibawah ini

Apa kriteria dari artikel berbobot?

Ketika anda searching di google, maka anda akan menemukan beragam jawaban tentang kriteria dari artikel berbobot tersebut.
Sekarang, dari kriteria yang anda temukan, kembali lagi kita kaitkan dengan pemahaman pada paragraf pertama dalam artikel ini.
Para penggemar seni lukis menilai bahwa gambar abstrak tersebut memiliki nilai seni yang tinggi dengan harga jual mungkin mencapai ratusan juta rupiah. Tetapi jika saya diminta menilai lukisan tersebut, maka tidak ada nilai sama sekali yang bisa penggemar seni dapatkan dari saya.

Kesimpulannya adalah, antara anda dan saya atau antara saya dan para penggemar seni lukis memiliki penilaian yang berbeda. Kaitannya dalam dunia blogging adalah bobot sebuah artikel blog tidak dinilai dengan jumlah kata, bentuk penggunaan kalimat, tata bahasa dan lainnya sebagainya. Kenapa? karena sebuah artikel yang kita tuliskan akan memiliki nilai bobot tergantung dari sisi si audience selaku pembaca dan pemberi nilai. Merekalah yang akan menilai konten yang kita sajikan berbobot atau tidak.

Jadi, sekali lagi seperti yang pernah saya sampaikan melalui beberapa tulisan terdahulu di blog ini bahwa jangan pernah beranggapan tulisan rapi, baik, penuh dengan ulasan dan penempatan titik koma yang tepat adalah artikel berbobot atau sebaiknya, karena bukan anda yang memberi penilaian tersebut melainkan audience selaku pembaca.

Nikmati saja suasana blogging seperti layaknya menikmati segarnya segelas kopi dipagi hari (buat yang suka kopi tentunya hehehe..! )